Felipiliana
Alumni

Felipiliana

S1 Sistem Komputer

Student ID

09011181320024

Batch

2014

Graduated

January 2018

Research Theme

"Penentuan Jalur Terpendek Menggunakan Algoritma Bellman-Ford Pada Software Defined Network"

Software Defined Network (SDN) adalah arsitektur jaringan yang memisahkan control plane dan data plane. Fokus penelitian ini membahas tentang algoritma Bellman-Ford dalam menentukan jalur terpendek, serta QoS topologi single dan topologi custom menggunakan parameter throughput, delay, packet loss mengacu pada standarisasi ITU-T G.1010. Algoritma Bellman-Ford diimplementasikan pada controller POX dan dilakukan pengujian di topologi custom. Skenarionya adalah host sumber mengirim paket ke host tujuan menggunakan perintah PING, kemudian saat pengiriman paket sedang berlangsung dilakukan rekayasa trafik kegagalan link seperti link down. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa algoritma Bellman-Ford yang diterapkan di topologi custom jaringan SDN mampu mencari jalur terpendek lainnya sebagai jalur alternatif berdasarkan jumlah hop antar switch yang terpendek. Untuk hasil QoS pada topologi single, throughput terkecil TCP 720 Kbps dan terbesar TCP 758 Kbps, sedangkan terkecil UDP 695 Kbps dan terbesar UDP 729 Kbps. Nilai delay topologi single terkecil TCP 0,00670 s dan terbesar TCP 0,00705 s, sedangkan terkecil UDP 0,01142 s dan terbesar UDP 0,01199 s. Nilai packet loss topologi single, terkecil TCP 0 % dan terbesar TCP 0,00383 %, sedangkan terkecil UDP 0 % dan terbesar UDP 0,01596 %. Pada topologi custom, throughput terkecil TCP 431 Kbps dan terbesar TCP 497 Kbps, sedangkan terkecil UDP 413 Kbps dan terbesar UDP 460 Kbps. Nilai delay terkecil TCP 0,01016 s dan terbesar TCP 0,01168 s, sedangkan terkecil UDP 0,01690 s dan terbesar UDP 0,02015 s. Nilai packet loss terkecil TCP 0,00052 % dan terbesar TCP 0,02363 %, sedangkan terkecil UDP 0 % dan terbesar UDP 0,06445 %. Berdasarkan hasil pengujian QoS yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa jaringan SDN topologi single dan topologi custom memiliki performa QoS yang baik yang mengacu pada standarisasi ITU-T G.1010.