
Sigit Gunanto
S3 Ilmu Teknik
Student ID
03013622429007
Batch
2024
Research Theme
"ARSITEKTUR PROTEKSI DATA PERSONAL BERBASIS EXPLAINABLE ANOMALY DETECTION UNTUK DETEKSI KEBOCORAN DATA AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI INDONESIA"
Transformasi digital yang masif di lingkungan perguruan tinggi Indonesia telah meningkatkan ketergantungan institusi terhadap sistem informasi terintegrasi dalam pengelolaan data akademik dan data personal sivitas akademika. Kondisi ini memperluas permukaan serangan dan meningkatkan risiko kebocoran data, baik yang bersumber dari kelemahan sistem internal maupun dari eksposur informasi publik melalui Open Source Intelligence (OSINT) dan Web Archive. Pendekatan perlindungan data yang bersifat reaktif dinilai tidak lagi memadai, terutama dalam menghadapi dinamika ancaman siber dan tuntutan kepatuhan terhadap UndangUndang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi arsitektur proteksi data personal akademik berbasis kecerdasan buatan yang mampu melakukan deteksi kebocoran data secara dini, adaptif, dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Arsitektur yang diusulkan dirancang sebagai sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendukung kesiapsiagaan institusi dalam mengidentifikasi potensi kebocoran data akademik. Metodologi penelitian mencakup perancangan kerangka kerja intelligent Computer Security Incident Response Team (i-CSIRT) berbasis AI yang mengintegrasikan analisis lalu lintas jaringan, data log sistem, OSINT, dan Web Archive, serta diselaraskan dengan kerangka Governance, Risk, and Compliance (GRC). Pendekatan Explainable Artificial Intelligence (XAI) diterapkan melalui algoritma Isolation Forest, Random Forest, dan Autoencoder Neural Network. Evaluasi performa dilakukan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kecerdasan buatan mampu mengidentifikasi anomali dan indikasi kebocoran data akademik secara efektif serta mendukung pengambilan keputusan keamanan. Integrasi AI dengan OSINT, Web Archive, GRC, dan i-CSIRT memperkuat kapabilitas deteksi dini dan kesiapan respons insiden. Kata kunci: arsitektur proteksi, data personal, kecerdasan buatan, deteksi kebocoran data, perguruan tinggi Indonesia.